Siapa yang tidak mengenal jajanan pentol? Jajanan tradisional ini pasti sudah tidak asing bagi banyak orang di Indonesia, terutama di kota Surabaya. Beberapa daerah lain mungkin memiliki penyebutan nama yang berbeda. Makanan yang disajikan dengan cara disunduk atau ditusuk dan diberi aneka saus sambal maupun saus kacang ini, menjadi jajanan yang tepat untuk mengisi perut kosong jika tidak ingin memakan makanan yang berat.
Jika anda memiliki waktu luang, peluang bisnis ini masih sangat terbuka lebar bagi Anda yang ingin membuka usaha. Proses pembuatannya pun cukup mudah dan dapat dilakukan di rumah sendiri.
Kelebihan
Bahan mudah didapatkan.
Harga terjangkau.
Proses pembuatan mudah.
Peluang
Diminati oleh banyak kalangan.
Permintaan yang selalu meningkat.
Masih terbuka peluang besar dengan menjual pentol sehat.
Kekurangan
Produk tidak tahan lama.
Banyak pesaing sejenis.
Harga bahan baku tidak stabil.
Identik dengan makanan yang kurang higienis.
Strategi
Tes hasil produk kita apakah dapat diterima konsumen dengan mencoba memberi tester ke lingkungan terdekat kita.
Varian pentol jangan terlalu banyak agar proses produksi dapat lebih cepat.
Pasarkan hasil produksi di tempat ramai yang sering terdapat konsumen mencari snack, seperti sekolah, kampus, atau perkantoran.
Cek harga pasaran sekitar kita untuk menentukan harga jual pentol kita, usahakan jangan terlalu tinggi dibanding merek lain.
Usahakan keuntungan yang kita ambil minimal 30% diatas biaya produksi.
Gunakan plastik makanan yang higienis dan tebal agar konsumen lebih percaya dengan produk kita.
Untuk alat makan gunakan tusuk yang baru dan terjamin kualitasnya.
Untuk penyimpanan gunakan juga wadah yang higienis agar para konsumen dapat merasa tenang bila memakan produk kita.
Cari bahan baku di pasar agar biaya dapat ditekan lebih rendah.
Sepeda motor dapat digunakan sebagai alat pemasaran karena praktis untuk melalui jalan yang macet atau mudah memasuki kawasan gang kecil.
Pengembangan
Tambah varian pentol, seperti telor puyuh atau keju. Tambah juga varian bumbu seperti bumbu kacang, bawang goreng, dan lainnya.
Gunakan nama yang mudah diingat dan tulis nomor kontak di sepeda motor agar konsumen mudah menghubungi kita apabila ingin membeli (terutama apabila ada pesanan dalam jumlah besar).
Tambah jumlah armada pemasaran dan sebar ke berbagai lokasi, agar usaha kita lebih dikenal dan mendapat pangsa pasar lebih luas.
Beri sistem gaji dan bagi hasil untuk tenaga karyawan yang keliling memasarkan produk kita agar karyawan lebih giat bekerja.
Mulai merambah lokasi yang lebih premiun seperti mall dan gunakan kemasan yang lebih menarik di mall. Misalnya menggunakan mangkok kertas sebagai wadah agar kesan higienis lebih terlihat.
Promosikan produk dengan menggunakan media sosial dan berikan promo agar lebih banyak dikenal.
Perluas jaringan dengan cara menjual franchise agar calon pesaing berpikir lebih mudah untuk membeli franchise daripada membuat merek baru. Tentunya dengan sistem manajemen yang sudah kita siapkan beserta perhitungan untung ruginya.
Cara Membuat
Bahan dasar pentol hanya tepung tapioka alias tepung kanji dan sedikit daging sapi sehingga pentol kanji ini menyerupai cita rasa bakso daging sapi. Sebelumnya kita tentukan dulu campuran bahan dasar pentol kanji ini. Kali ini, kita tentukan usaha pentol kanji daging ayam, dimana bahan dasar daging ayam lebih banyak kita temui di pasaran dan harga cukup terjangkau.
Peralatan yang dibutuhkan:
Kompor gas.
Wadah untuk adonan.
Panci.
Dandang.
Centong kuah.
Sendok.
Plastik untuk membungkus.
Tusuk sate.
Bahan biang:
100 gr tepung terigu.
250ml air kaldu ayam panas
Tuangkan air kaldu ayam yang sudah mendidih dan masih panas ke dalam adonan tepung terigu, aduk hingga adonan menggumpal dan matang.
Bahan pentol:
100 gr daging ayam cincang.
200 gr tepung tapioka.
1 sdt garam.
1/2 sdt gula pasir.
1 batang daun bawang iris halus.
Bumbu halus:
5 butir bawang merah.
3 siung bawang putih.
1/2 sdt lada / merica
Haluskan semua bahan lalu tumis bumbu halus ini hingga harum dan matang.
Bahan saus sambal merah
3-5 sdm saus sambal botolan.
2 sdm saus tomat botolan.
1 siung bawang putih cincang halus.
1 sdm minyak goreng.
1 sdm tepung maizena larutkan dalam 250 ml air putih.
garam dan gula pasir secukupnya.
Proses pembuatan:
Masukkan daging ayam cincang ke dalam adonan biang, uleni hingga tercampur rata.
Beri bumbu halus dan uleni lagi hingga tercampur rata.
Tambahkan garam, gula, dan daun bawang iris sambil tetap diuleni hingga tercampur rata.
Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit, uleni hingga kalis.
Cetak membentuk bola-bola kecil.
Rebus pentol ke dalam air mendidih. Tambahkan 1 sdm minyak goreng ke dalam air rebusan pentol kanji.
Rebus pentol hingga matang dan mengapung. Angkat dan tiriskan.
Sajikan hangat dengan pelengkap saus sambal merah.
Cara membuat sambal merah:
Tumis bawang putih cincang dengan minyak goreng sampai matang dan harum.
Masukkan saus sambal dan saus tomat, aduk rata.
Tuangkan larutan maizena, tambahkan gula pasir dan garam secukupnya, aduk hingga rata dan mengental.
Tunggu hingga sambal merah matang dan mendidih. Angkat dan dinginkan.

