Makaroni Oven, biasa disebut makaroni pedas atau kripik makaroni. Camilan yang satu ini tentu bakal membuat kita ketagihan, tidak berhenti makan sebelum habis sebungkus.
Bisnis makaroni ini mungkin bisa dilakukan untuk menambah pemasukan bulanan. Namun tidak menutup kemungkinan usaha ini bisa membesar sehingga bisa menjadi usaha utama kita. Tentunya dengan strategi bisnis yang tepat.
Kelebihan
Proses produksi mudah.
Diminati banyak kalangan.
Bahan mudah didapat.
Konsumen tidak fanatik merek tertentu.
Peluang
Dapat dititipkan ke kantin sekolah sebagai snack.
Mudah dipasarkan karena harga yang relatif murah.
Kekurangan
Bahan makanan yang menggunakan bahan penyedap identik dengan tidak sehat.
Banyak jenis makanan serupa di pasaran.
Harga jual yang sangat kompetitif.
Bila disimpan terlalu lama dapat menurunkan kualitas rasanya.
Strategi
Berikan tester ke lingkungan terdekat untuk mengetahui kekurangan produksi kita.
Saat awal produksi gunakan beberapa rasa yang tidak terlalu banyak untuk mengetahui jenis rasa seperti apa yang lebih disukai konsumen.
Usahakan membuat kemasan dalam ukuran yang mudah untuk dibawa dan tidak terlalu besar (agar konsumen dapat langsung habis dalam sekali makan, tidak perlu disimpan lagi agar kualitas rasa terjamin).
Gunakan kemasan yang higienis agar produk kita dipercaya konsumen.
Bandingkan ukuran dan harga dengan pesaing agar kita dapat menentukan harga jual kita, tentunya agar harga jual kita tidak terlalu tinggi dibanding saingan lain.
Usahakan harga kita minimal 30% diatas biaya produksi agar usaha kita memperoleh keuntungan untuk pengembangan bisnis kedepannya.
Pasarkan produksi ke daerah sekitar, seperti kampus, sekolahan, dan mennitipkan ke warung atau depot.
Buat merek yang mudah diingat oleh konsumen.
Pengembangan
Buatlah ijin produksi untuk usaha ini agar hasil produksi dapat dititipkan ke swalayan yang lebih besar, sehingga pangsa pasar dapat lebih luas.
Tambah aneka rasa agar konsumen tidak bosan dengan produk kita.
Buat bermacam macam ukuran kemasan dan gunakan kemasan klip (seal) agar dapat disimpan lagi apabila makanan belum habis.
Kerjasama dengan supplier agar dapat membeli dalam jumlah besar dan harga lebih murah.
Tambah alat produksi seperti spinner atau penggorengan listrik agar proses produksi dapat lebih cepat.
Cara Membuat
Mari kita bahas mengenai kebutuhan untuk usaha makaroni ini. Terutama di bagian peralatan yang dibutuhkan. Beberapa peralatan tentu sudah ada dirumah kita masing-masing. Dibawah ini kita bahas untuk membuat makaroni pedas dengan skala kecil.
Peralatan:
Kompor gas.
Wajan.
Pengaduk penggorengan.
Baskom.
Toples.
Plastik makanan untuk mengemas makaroni (usahakan yang menggunakan klip).
Bahan-bahan:
250 gram makaroni.
Tepung terigu secukupnya (kurang lebih 2 sendok makan tepung terigu).
Garam secukupnya (kurang lebih 1 sendok teh).
Bumbu kentang goreng.
Bubuk cabai merah secukupnya (kurang lebih 1 sendok makan).
Minyak goreng secukupnya.
Proses pembuatan:
Rebus makaroni beserta garam dan minyak secukupnya agar tidak lengket dan agak berasa.
Bila sudah empuk segera angkat dan tiriskan agar tidak terlalu empuk.
Aduk makaroni beserta tepung terigu agar tidak lengket saat digoreng.
Goreng makaroni dalam minyak yang sudah panas hingga matang (berwarna kecoklatan).
Tiriskan makaroni dengan kertas minyak untuk makanan.
Setelah makaroni dingin, masukkan ke dalam toples, dicampuri dengan bumbu kentang goreng dan bubuk cabai. Aduk hingga merata.
